Minggu, 06 Mei 2018

Pelajaran 5: Memohon/Menyuruh dan Melarang

A. Memohon/menyuruh dengan kata sifat
Dalam memohon atau menuruh dengan mengunakan kata sifat, kata be digunakan sebelum kata sifat dan berarti "lah". 
Rumus: be + kata sifat

Berikut contohnya:
be diligent (rajinlah)
be quiet (diamlah)
be serious (sungguh sungguhlah)

B. Melarang dengan kata sifat
Dalam melarang dengan menggunakan kata sifat, maka sebelum kata be ditambahkan kata don't yang menjadi don't be yang artinya "janganlah". 
Rumus: don't + be + kata sifat

Berikut contohnya:
don't be stingy (janganlah kikir)
don't be scared (janganlah takut)
don't be greedy (janganlah rakus)

Penting!
Bila dalam kalimat menyuruh atau melarang terdapat kata benda atau kata ganti orang, maka be berarti "menjadi". 

Berikut contohnya:
Be a good father (jadilah ayah yang baik)
Be a diligent student (jadilah murid yang rajin)
Don't be a cruel friend (janganlah menjadi teman yang kejam)
Don'nt be a fool (janganlah jadi orang bodoh)

C. Memohon/menyuruh dengan kata kerja
Dalam memohon/menyuruh dengan kata kerja, maka gunakan kata kerja di awal diikuti dengan object. Kata kerja yang digunakan secara otomatis diberi akhiran "lah".
Rumus : kata kerja + object

Berikut contohnya:
Open he door (bukalah pintu itu)
Move that box (pindahkanlah kotak itu)

D. Melarang dengan kata kerja
Untuk melarang, maka tinggal tambahkan kata don't di depannya. Sehingga rumusnya menjadi:
don't + kata kerja + object (opsional)

Berikut contohnya:
Don't cry (jangan menangis)
Don't lift that chair (jangan angkat kursi itu)



0 komentar:

Posting Komentar