Jumat, 26 November 2010

Argentometri Metode Volhard : Pembentukan Kompleks Berwarna

Titrasi Ag dengan NH4SCN dengan garam Fe(III) sebagai indikator adalah contoh metode Volhard, yaitu pembentukan kompleks berwarna dalam larutan. Selama titrasi, Ag(SCN) terbentuk sedangkan titik akhir titrasi tercapai bila NH4SCN yang berlebih bereaksi dengan Fe(III) membentuk kompleks berwarna merah gelap [Fe(SCN)]2+. Jumlah tiosianat yang menghasilkan warna harus sangat kecil sehingga kesalahan dalam titik akhir titrasi dapat diminimalisir. Pada metode Volhard, untuk ion klorida, suasananya haruslah asam karena pada suasana basa F33+ akan terhidrolisis. Berikut ini reaksi-reaksi yang terjadi dalam metode Volhard

Ag+ + SCN- --> AgSCN

Fe3+ + SCN--->FeSCN- (merah) (Underwood, 1986).

Dalam titrasi langsung perak dengan tiosianat terdapat dua sumber galat keduanya galat yang ringan. Pertama, endapan perak tiosianat mengadsorpsi ion perak pada permukaannya sehingga menyebabkan titik akhir terjadi terlalu dini. Kesulitan ini dapat diatasi dengan mengaduk kuat-kuat campuran di dekat titik akhir titrasi. Kedua, perubahan warna yang menandai terjadi pada suatu konsentrasi tiosianat yang sedikit melebihi konsentrasi pada titik ekivalen (Underwood, 1986).

0 komentar:

Posting Komentar