
TEM adalah alat paling teliti yang digunakan untuk menentukan ukuran partikel karena resolusinya yang sangat tinggi. Prinsip kerja TEM mirip dengan peralatan roentgen. Pada TEM sampel yang sangat tipis ditembak dengan berkas elektron yang berenergi sangat tinggi. Berkas elektron dapat menembus bagian yang “lunak” sampel tetapi ditahan oleh abgian yang “keras” sampel (seperti partikel). Detektor akan menangkap berkas elektron yang lolos dari bagian lunak sampel. Akibatnya detektor menangkap bayangan yang bentuknya sama dengan bentuk bagian keras sampel (Abdullah, 2009). Gambar yang dihasilkan tidak memberikan banyak informasi tentang kedalaman kristal, kemudian karena didasarkan pada lolosnya elektron atau tidak, maka corak permukaan tidak dapat diamati. TEM dapat digunakan untuk mengamati benda dengan ukuran 10-1000 Å (Dann, 2000).






0 komentar:
Posting Komentar