walaupun kitin tersebar luas di alam, sumber utama yang dapat digunakan untuk memproduksi kitin dalam skala besar dan dijadikan untuk penegmbangan lebih lanjut adalah kitin yang terdapat pada Crustaceae yang dipanen secara komersial seperti udang dan lobster. Kitin dari enis Crustaceae ini banyak tersedia dalam jumlah besar sebagai limbah industri pangan (Carroad and Tom, 2001).
struktur kitin mirip dengan selulosa yaitu ikatan yang terjadi antara monomernya terangkai dengan ikatan glikosida pada posisi 1,4. Perbedaan dengan selulosa adalah gugus hidroksil yang terikat pada atom karbon kedua, pada kitin diganti dengan gugus asetamida (-NH-CO-CH3) sehingga kitin menjadi sebuah polimer berunit N-asetilglukosamin. Ktosan mempunyai rantai tidak linier dan mempunyai rumus umum (C6H11NO4)n atau disebut sebagai (1,4)-amino-2-deoksi-D-glukosa (perhatikan gambar dibawah:






0 komentar:
Posting Komentar