Bagi rata-rata mahasiswa bayangan lulus kuliah secepat-cepatnya mungkin sudah ada dalam benak mereka sejak pertama kali menginjakkan kaki di tempat kuliah. Namun kemudian timbul pertanyaan, apakan lulus cepat itu jaminan bahwa seseorang itu akan sukses? Mungkin ya, tapi terkadang kelulusan itu merupakan suatu hal yang dipaksakan, bukan masalah IP atau nilai sejenis, tapi lebih pada proses pendewasaan berfikir yang belum sempurna, tentu kawan kimia semua tahu maksud saya.
Kuliah dapat dikatakan bukan merupakan tahap belajar lanjutan dari SD, SMP, dan SMA. Kuliah memiliki tempat tersendiri di belahan otak kita yang membuatnya berbeda. Lalu apa perbedaannya? Kuliah bukanlah sekadar bagaimana memperoleh ilmu tertentu yang akan kita tekuni. Kuliah adalah proses pembentukan pemikiran, logika, dan proses pendewasaan. Pembentukan pemikiran dalam memecahkan masalah-masalah yang ada, pembentukan logika berfikir dalam menganlisa suatu permasalahan, serta proses pendewasaan diri yang tentu akan sangat berguna di kehidupan datang, yaitu kehidupan yang sebenarnya di mana hanya orang yang dapat bersainglah yang dapat bertahan.
Jadi bagaimana jadinya, lebih baik lulus cepat atau tidak? Berdasarkan cepat tidaknya kelulusan seseorang, mungkin tingkat kelulusan seseorang dapat dikategorikan ke dalam empat macam, yaitu:
1. Lulus cepat karena nilai
Jenis ini adalah seorang mahasiswa yang memiliki pola pemikiran, logika dan pendewasaan yang belum sempurna. Pola belajar yang dia terpakan masih layaknya murid SMA, bahkan SD. Yang dia pikirkan hanya nilai-nilai dan selalu nilai. Mungkin orang jenis ini dapat lulus lebih cepat dari yang lainnya, namun apakah dia mampu bersaing dalam dunia kerja yang notabene membutuhkan pemikiran yang mantap. Jika orang jenis ini tidak belajar menjadi lebih dewasa di kemudian hari, maka celakalah dia.
2. Lulus lambat dengan pola berpikir yang mantap
Orang jenis ini dapat dikatakan lebih beruntung daripada orang pertama di atas. Insya ALLAH dengan pola berpikir yang sudah terbentuk, dia akan siap bersaing di dunia kerja, baik susah ataupun senangnya.
3. Lulus cepat dengan proses pendewasaan yang baik
Mungkin ini salah satu bentuk terbaik produk universitas. Lulus cepat dengan nilai yang memadai serta didukung pola pikir yang telah siap di dunia kerja. Orang-orang jenis ini mungkin akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan nantinya, selain karena nilai yang beik didukung pula dengan pola pikir yang baik, perusahaan mana yang akan menolak orang seperti ini? Semoga kita semua dapat seperti orang jenis ini yang tentunya perlu usaha yang tidak biasa.
4. Lulus lambat dengan buruk
Mungkin ini dapat dikatakan orang yang paling merugi dalam perkuliahan. Memangnya apa yang dia dapat? Nilai ancur, pola pikir gak jelas. Orang jenis ini merupakan contoh yang kurang baik dan biasanya hal ada dalam benaknya hanya senang-senang dan senang saja. Semoga kita terhindar dari orang-orang yang seperti ini, Amin.
Lalu, mana yang akan kita pilih? Semua itu bergantung pada usaha anda. Semoga sukses kawan kimia semua, amin........






0 komentar:
Posting Komentar